|
|
|
Internet marketing, juga disebut sebagai i-marketing, web pemasaran, pemasaran online, atau marketing, adalah pemasaran produk atau jasa melalui Internet. Internet telah membawa media ke khalayak global. Sifat interaktif internet marketing dalam hal memberikan respon cepat dan memunculkan tanggapan, adalah kualitas yang unik dari media. Internet marketing kadang-kadang dianggap memiliki lingkup yang lebih luas karena tidak hanya merujuk ke Internet, e-mail, dan media wireless lainnya, tetapi mencakup manajemen data pelanggan digital dan elektronik manajemen hubungan pelanggan (ECRM) sistem. Internet marketing ikatan bersama-sama kreatif dan aspek teknis Internet, termasuk: desain, pengembangan, iklan, dan penjualan. Internet marketing juga mengacu pada penempatan media sepanjang tahapan siklus keterlibatan pelanggan melalui pemasaran mesin pencari (SEM), search engine optimization (SEO), banner iklan di situs web tertentu, e-mail pemasaran, dan Web 2.0 strategi. Pada tahun 2008 The New York Times, bekerja dengan comScore, menerbitkan sebuah estimasi awal untuk mengkuantifikasi data pengguna dikumpulkan oleh sebagian besar perusahaan-perusahaan berbasis internet. Menghitung empat jenis interaksi dengan website perusahaan di samping hits dari iklan disajikan dari jaringan periklanan, penulis menemukan potensi untuk mengumpulkan data dari 2.500 kali ke atas rata-rata per pengguna per bulan.
|
|
|
|
Optimisasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari Search Engine Optimization (SEO) adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas Search Engine Optimization (SEO) juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru.
|
|
|
|
Apa tujuan melakukan promosi website secara online ?. Pada prinsipnya, tujuan promosi website sangat terkait dengan tujuan dibangunnya website yang bersangkutan. Namun pada umumnya bertujuan untuk mendatangkan pengunjung potensial sebanyak-banyaknya, dengan harapan semakin banyak orang yang dapat melihat informasi yang disediakan pada web tersebut. Dari segi bisnis akan lebih banyak orang yang mengenal produk/jasa yang ditawarkan, atau minimal mengenal company profile Anda. Apa keuntungan promosi melalui search engine ?. Lebih dari 80% pemakai internet mengandalkan search engine sebagai alat pencari informasi. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat search engine merupakan cara yang termudah dan tercepat dalam mencari informasi. Dengan terdaftarnya website Anda di search engine berarti akan memudahkan orang lain mencari informasi produk/jasa yang Anda tawarkan. Apakah dengan terdaftar di search engine sudah bisa menjamin traffic pengunjung yang tinggi ?. Belum tentu, terdaftar saja tidaklah cukup. Website Anda harus dioptimalkan agar mendapat posisi/rangking yang baik untuk kata kunci yang relevan dengan informasi yang Anda sediakan. Tidak usah berharap banyak jika website Anda hanya mampu terdaftar di halaman ke 6 atau dibawahnya pada search result, karena tidak mungkin mendapatkan traffic yang berarti.
|
|
|
|
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll. E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini. E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011. Faktor kunci sukses dalam e-commerce. Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk: 1. Menyediakan harga kompetitif 2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah. 3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas. 4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon. 5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian. 6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain. 7. Mempermudah kegiatan perdagangan. Kecocokan barang. Ada beberapa barang yang cocok dijual secara elektronik seperti barang elektronik kecil, musik, piranti lunak, fotografi, dll. Barang yang tidak cocok seperti barang yang memiliki rasio harga dan berat yang rendah, barang-barang yang perlu dibaui, dipegang, dicicip, dan lain-lain.
|
|
|
|
|